Jika aku dapat berbicara
Jika aku dapat berbicara melalui tulisanku, maka biarkan aku tetap melakukan hal itu. Biarkan aku bercerita kepada dunia mengenai asaku yang luruh, pikiranku yang sering kali bergemuruh, hingga aku yang berkali-kali jatuh. Setidaknya, tolong mengertilah bahwa menulis merupakan satu-satunya cara bagiku untuk mengelola perasaanku.
Jika aku dapat berbicara melalui tulisanku, maka biarkan aku tetap melakukan hal itu. Biarkan aku melukiskan bagaimana getirnya kehidupan yang dimiliki oleh setiap manusia. Aku tidak ingin dunia ini hanya dipenuhi oleh kepalsuan belaka. Percayalah, di balik indahnya kehidupan seseorang pasti ada kepedihan yang sedang disembunyikannya.
Jika aku dapat berbicara melalui tulisanku, maka biarkan aku tetap melakukan hal itu. Aku tak pandai dalam berbicara. Sukar bagiku untuk mengungkapkan apa yang kurasa. Terlebih sejak lingkunganku memilih untuk menghakimiku tanpa mencoba untuk memahami kisah yang kupunya. Lagipula saat ini, siapa yang bersedia untuk menjadi pendengar dari setiap cerita yang kupunya? Kurasa tidak ada.
Tidak ada yang bersedia untuk mendengarkan dengan sepenuhnya. Aku mengerti bahwa itu bukanlah kesalahan mereka. Setiap manusia telah disibukkan dengan mengurus, menyembunyikan, dan memulihkan luka yang ada pada diri mereka sendiri. Oleh karenanya, biarkan aku tetap menulis. Biarkan aku mengurus dan memulihkan lukaku dengan caraku sendiri.
Komentar
Posting Komentar