Menangis dan berjanjilah
Menangislah bila kau ingin. Tak peduli entah kau seorang puan atau tuan, kau berhak untuk sekadar meneteskan air mata. Mengeluarkan semua emosi yang sudah lama tertahan, terlampau penuh hingga dapat meluap kapan saja tanpa tanda dan kata. Kau mungkin merasa sangat muak pada dunia, murka atas apa yang sedang terjadi. Bertanya mengapa semesta seolah sengaja membuatmu tak berdaya, mengusikmu dengan kesedihan yang tak bertepi. Hidup memang tak selalu penuh suka dan tawa, kadang duka dan luka hadir untuk menyapamu. Menguji seberapa hebat kau mampu bertahan, melewati hiruk pikuk dunia yang mana tiap jengkalnya mesti diperjuangkan. Menangislah bila kau ingin. Jangan terus-terusan memasang senyum palsu itu, memaksa diri untuk terlihat ceria meski hatimu menjerit kesakitan. Tangis itu manusiawi, kau tidak perlu malu. Setidaknya tetes-tetes asin yang jatuh dari pelupuk mata akan memberimu sedikit kehangatan. Kau tak mau menangis sebab takut terlihat lemah, takut dipa...